Posted by: whitepuzzle on: November 15, 2010
Tadinya saya mau nulis banyak hal, tapi sekarang malah jadi ngeblank… asem =w=. Kadang betapa inginnya saya bisa mensortir perasaan saya sehingga ngga kecampur dan ngga terlalu terpengaruh sama perasaan orang lain. Satu sisi sih bagus : empati. Tapi kalau dalam kuantitas lebay, jadinya malah menghancurkan diri sendiri. Yang seharusnya nggak nangis jadi nangis, yang seharusnya nggak marah jadi marah. Struktur perasaan wanita memang mengherankan (atau jangan2 cuma perasaan milik saya aja? Haghaghag).
Oke. Mari kita menulis pelan-pelan sambil membersihkan hati ini.
KOPI
Saya suka kopi, tapi kopi instan bukan kopi tubruk. Badan saya kayaknya nggak tahan kebanyakan kafein. Kalau kebanyakan minum kopi asli, badan rasanya nggak enak, kaya hiperaktif tanpa tahu apa yang harus dikerjakan. Tapi masalahnya sekarang, kalau minum kopi instan yang sebagian isinya gula juga ngga cocok. Bikin tambah gendut. Serba salah deh… Kadang sering saya ganti pake Slimming Tea, dengan harapan bisa sekalian ngebersihin perut. Tapi setelah lama diminum, Slimming teanya nggak ngefek lagi =w=a… nah, sekarang kalau malem saya bingung mau minum apa. Minum air terus jadinya kembung, minum teh ngga ngefek, nutrisari dan sejenisnya saya ngga suka, minum susu…jarang ada. Uhuhuhuh.
RELAWAN
Dibilang relawan sungguhan, ngga juga sih. habis, yang saya kerjakan juga mungkin nggak terlalu banyak =w=a. Yang pasti, selama 3 hari kemarin, saya sempat mengicipi yang namanya kerja di dapur umum. Bersenjatakan pisau dapur dan talenan, bermandikan bau bawang. Saya, Daisy sama Mbak Wulan bantu-bantu di dapur realino, Sanatadharma, bersama-sama dengan para mahasiswa, karyawan dan relawan-relawan lain. Dari pesenan ratusan bungkus, berkembang biak menjadi ribuan bungkus. Saya kerja mulai dari hari Rabu 10-11-10 dan pesenan waktu itu seingat saya hanya berkisar ratusan. Masuk ke hari kedua dan ketiga, melonjak ke angka ribuan (1300an deh). Hari keempat/hari Sabtu saya ngga ke Realino karena ada panggilan untuk siaga di posko Xaverian. Awalnya denger-denger dipesenin 800 bungkus, tapi menurut laporan terakhir jadinya 2000 bungkus. Dan di hari ke 5, yakni hari Minggu tanggal 14-11-10, hari di mana saya nggak berangkat karena nggak enak badan, pesenan bertambah jadi 3000. Untung itu hari terakhir. Kalo ngga, relawan lain udah pada ambruk kali ya…?
HUJAN ABU
Syukur pada Tuhan, hujan abunya nggak lebay. Tipis-tipis dan jarang. Saya mengurangi untuk pergi keluar rumah kalau nggak perlu-perlu banget, soalnya slayer saya cuma 1… disposable maskernya juga sering copot talinya. Euh. Masker ijo yang harganya harusnya cuma 20ribu/50biji itu bisa dijual seharga 10-12rebu. Dasar gemblung. Udah sekarat, masih dibacok pula. Mending make lap pel buat tutup idung dah….
BERAS
Saya bisa ngangkat beras 25 kilo, cuy. Berasa jadi kuli. Tapi cuma 2 kali angkat trus ambruk… *gapenting*
KOMIK
Hari ini nggambar poster teasernya. Moga-moga bisa selesai dan segera pajang. Masih stuck di bagian logonya nih… heuheu.
TA
….0,sekian persen yang dikerjain… *pingsanduluahh~*